“Kami dari pagi sampai sore terus diluar hotel. Praktis hotel hanya untuk tidur.”
Lokasi hotel ini sangat baik. Namun gambaran yang diberikan melalui foto tidak sesuai lagi dengan kenyataan. Hotel ini menjadi semacam hotel transit yang gersang. Tidak ada hijauan, seluruh patio - dimana semua kamar lantai bawah menghadap - dijadikan parkiran. Mobil penginap parkir di depan kamar, dan memberikan kesan panas. Kamar lantai atas - yang lebih mahal - tidak memiliki balkon, pintu masuk melalui gang gelap. Kamar terkesan tua dan minimalis, dengan perangkat tidur yang tidak fresh. Kamar mandi dan toilet tidak apik, dengan bekas renovasi yang tidak bagus, keramik lantai yang sangat licin, air panas lambat sehingga kita tidak gunakan. Kategori kamar yang kita sewa tidak ada ketel listrik untuk membuat teh atau kopi sendiri. Namun mungkin karena okupasi hotel sedikit sekali, kami dipinjamkan ketel listrik. Mungkin yang positif - bagi yang suka - adalah sarapannya yang khas Pasuruan: nasi dengan lauk yang boleh dikatakan baik. Karena diantar ke kamar, harus dibawa masuk, karena kalau dibiarkan di meja diluar kamar bisa disambar kucing. Hotel yang direnovasi dengan seadanya, dengan gaya hotel transit yang gersang untuk orang-orang kerja. Yang mobilnya - a.l. mobil box - dapat diparkir di depan kamar. Layaknya hotel2 dipinggir jalan besar. Kamar mandinya yang direnovasi seadanya dengan lantai yang licin. Dan perangkat tempat tidur yang sudah lusuh
SunitoA year ago